FGB DPRD Inhu Pertanyakan Pencopotan Jabatan 8 Camat 1 Kadis Bupati
October 18, 2012   //   By:   //   Pemerintahan   //   No Comment

RENGAT, RiauOnline.com – Fraksi Gabungan Bersatu (FGB) DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pertanyakan kebijakan Bupati Inhu Yopi Arianto menonaktifkan delapan Camat dan satu orang Kepala Dinas (Kadis), yakni Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) HM. Sadar.

FGB DPRD Inhu Pertanyakan Pencopotan Jabatan 8 Camat 1 Kadis Bupati

Pencopotan jabatan ini terjadi pada hari ini Rabu (17/10), menurut salah seorang Camat yang berhasil dikonfirmasi mengatakan, surat terkait penon aktipan dirinya dan rekan sejawat nya yang lain adalah pada saat selesai mengikuti Rapat Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang dipimpin oleh Asisten I Setdakab. Inhu Drs. Junaidi Rahmad di Ruangan Rapat Bupati, surat tersebut diserahkan oleh Wagiman selaklu Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Disiplin Pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhu.

Diantaranya adalah, Idham Muhamad Camat Rengat Barat, Suhardi Camat Rengat, Amirzan Camat Kuala Cinaku, Suhadi Camat Siberida, Syahrudin Camat Pasir Penyu, Yus Amrina Camat Lirik, Ardiansyah Eka Putra Camat Peranap dan Jasmadi Camat Batang Peranap.
Dengan demikian, Ketua Fraksi Gabungan Bersatu (FGB) DPRD Inhu Suharto. SH yang didampingi oleh oleh beberapa Anggotanya menyesalkan hal tersebut,”Kita menyesailkan keputusan tersebut dan kita mempertanyakan hal ini, apa dasarnya Pemkab dalam hal ini Bupati menon aktifkan para Camat tersebut tanpa melalui mekanisme yang berlaku”, ujar Suharto.
Apakah sudah melalui Rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Analisa Jabatan (Anjab), karena ini dilakukan tidak melalui proses mutasi jabatan sebagaimana layaknya dilakukan selama ini.
Kita khawatir hal ini tidak sesuai dengan aturan yang berlaku serta mekanisme yang seharusnya dilakukan, jika hal ini terjadi tentunya akan terjadi pelanggaran terhadap Undang Undang Kepegawaian, ini tentu ada sangsinya, tandas Suharto yang diamini oleh beberapa orang anggotanya, Rabu (17/10) di Ruang kantor DPRD Inhu.
Sementara itu HM. Sadar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil (Disdukcapil) Inhu belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan terkait maslah ini, sehingga belum diperoleh keterangan bagaimana proses penyerahan SK terkait pe Non Aktifan dirinya.
Sementara itu Sekda Inhu Drs. HR. Erisman ketika dikompirmasi via selulernya membenarkan hal tersebut dan sudah melalui proses yang berlakau, yakni Rapat Baprjakat dan Anjab, terkait mengapa hal ini dilakukan itu adalah hak preogratf Bupati selaku kepala daerah, jawab Sekda singkat seraya mematikan selulernya.***
Sumber : http://www.riauonline.com/berita/pemerintahan/inhu/fgb-dprd-inhu-pertanyakan-pencopotan-jabatan-8-camat-1-kadis-bupati.html
About the Author :

Lahir di daerah pedalaman tak berarti jauh dari pengetahuan akan tekhnology, nge-bog adalah aktifitas sekaligus mata pencaharian Admin

Leave a reply